COMMUNITY DEVELOPMENT PROGRAM

Program COMMUNITY+ adalah  program pelatihan dan pendampingan kelompok masyarakat dengan mengembangkan kemampuan pengelolaan sumberdaya manusia dan alam yang dimilikinya. Kami bekerjasama dengan berbagai pihak terkait, baik institusi pemerintahan, pihak swasta, jejaring LSM/NGO, dan organisasi kemasyarakatan dalam menyelenggarakan  program ini.  

img-1554781847.jpg

Keunggulan

  • Peserta mendapatkan pembelajaran dari mentor yang juga praktisi di bidang pengelolaan SDA & SDM.

  • Peserta dapat langsung menerapkan teori yang didapatkan dalam pembelajaran menjadi serangkaian kegiatan yang terukur.

  • Pilihan aktifitas pelatihan yang bervariasi dan berorientasi untuk menumbuhkan kemampuan memanfatkan sumber daya yang sudah ada tersedia secara optimal.

  • Bisa dilakukan indoor maupun outdoor, disesuaikan dengan kebutuhan dan kesiapan peserta.

  • Program ini dapat dikombinasikan dengan program pendampingan berkelanjutan untuk jangka pendek dan jangka panjang.


img-1554782225.jpg

Melalui program ini peserta akan mampu:

  • Mengenali potensi sumber daya yang dimilikinya.

  • Mengelola sumber daya manusia agar mampu menjadi unit kerja yang kompak, kreatif, dan produktif.

  • Merancang rencana dan mengembangkan usaha pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan, ramah lingkungan dan ramah budaya.  

  • Membangun jejaring sosial yang mendukung berkembangnya usaha dan meningkatkan kesejahteraan bersama.


Pengembangan Tema: 

  • Program Community+ ini berfokus pada pengembangan usaha perdesaan, usaha kemasyarakatan yang berwawasan lingkungan, ramah budaya dan menumbuhkan kemandirian masyarakat.
  • Program ini dapat dimanfaatkan sektor swasta sebagai implementasi program CSR yang berkelanjutan.
  • Pemerintah daerah dapat menggunakan program ini untuk penyelenggaraan pendampingan atau pembinaan kelompok-kelompok masyarakat yang berorientasi pada kegiatan produktif dan ekonomi kreatif.
  • Program usaha yang dikembangkan: community based tourism, pemanfaatan lahan tidak produktif (misalnya lahan eks kegiatan penggalian bahan tambang), dan pengembangan ekonomi kreatif.